index.php?p=daftar_online

PERPUSTAKAAN STIQ ISY KARIMA

( Read Qur'an Lead The Word ) NPP : 3313082B0000001

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pendaftaran Online
  • Perpanjangan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Mosi Integral Natsir 1950

Text

Mosi Integral Natsir 1950

Ahmad Murjoko - Nama Orang;

Mosi ini tidak lahir begitu saja. Terjadinya perdebatan di Parlemen Sementara Republik Indonesia Serikat (RIS) adalah merupakan titik kulminasi aspirasi masyarakat Indonesia yang kecewa terhadap hasil Konferensi Meja Bundar (KMB) yang berlangsung di Den Haag, Belanda, 23 Agustus - 2 November 1949.

Dalam pengajuannya ke parlemen banyak yang menolak. Pihak yang termasuk menolak hasil KMB adalah Natsir yang waktu itu Menteri Penerangan (Menpen) dan Menteri Luar Negeri Haji Agus Salim. Natsir menolak jabatan Menpen dan memilih berkonsentrasi memimpin Fraksi Masyumi di DPR-RIS. Salah satu alasan Natsir menolak jabatan itu adalah karena ia tak setuju Irian Barat tak dimasukkan ke dalam RIS.

Perdana Menteri (PM) RIS Mohammad Hatta menugaskan Natsir dan Sri Sultan Hamengkubuwono IX melakukan lobi untuk menyelesaikan berbagai krisis di daerah. Pengalaman keliling daerah menambah jaringan Natsir. Selain itu, kecakapannya berunding dengan para pemimpin fraksi di Parlemen RIS, seperti IJ Kasimo dari Fraksi Partai Katolik dan AM Tambunan dari Partai Kristen, telah mendorong Natsir ke satu kesimpulan, negara-negara bagian itu mau membubarkan diri untuk bersatu dengan RI—asal jangan disuruh bubar sendiri.

Lobi Natsir ke pimpinan fraksi di Parlemen Sementara RIS dan pendekatannya ke daerah-daerah lalu ia formulasikan dalam dua kata ”Mosi Integral” dan disampaikan ke Parlemen 3 April 1950. Mosi diterima baik oleh pemerintah dan PM Mohammad Hatta menegaskan akan menggunakan mosi integral sebagai pedoman dalam memecahkan persoalan.

Buku Mosi Integral Natsir 1950 ini menjadi menarik karena sedari awal sudah memulai menggelitik tentang keracunan penggunaan terminologi politik dalam setiap pembicaraan mengenai negara kesatuan maupun negara federal dengan menggunakan istilah bentuk negara. Sebagai contoh banyak pejabat negara yang dalam pidatonya selalu mengatakan bahwa bentuk negara kita adalah Negara Kesatuan.

Apakah penggunaan kata bentuk itu sudah tepat dalam menerangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)?. Dengan demikian maka mendudukan istilah "bentuk" tersebut diharapkan tidak akan menambah kerancuan dalam pembahasan mengenai konsep Negara Kesatuan RI. Oleh karena itu, penulis dalam buku ini mengingatkan jauh-jauh hari untuk mencegah terjadinya kerancuan penggunaan kata "bentuk" maka perlu dibedakan dalam penempatannya.


Ketersediaan
B02757922 MUR mPerpustakaan STIQ Isy Karima (Rak 900)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
922 MUR m
Penerbit
Bandung : Persis Pers., 2020
Deskripsi Fisik
224 hlm., Ilus 21 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-92581-1-2
Klasifikasi
922
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Tokoh Agama, Ahli, Pekerja
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN STIQ ISY KARIMA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan STIQ Isy Karima adalah perpustakaan yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan literasi di perguruan tinggi.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik