Text
Di Dalam Lembah Kehidupan
Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah atau yang lebih dikenal dengan nama pena Hamka telah menulis buku ini yang diharapkan mampu membangun kesadaran bahwa dibalik kehidupan ini ada kumpulan manusia yang kesusahan dan kesulitan menghadapi situasi dan kondisi hidup itu sendiri.
Hamka adalah seorang otodidak dalam berbagai bidang ilmu, ia tercatat sebagai penulis Islam paling produktif dalam sejarah modern Indonesia. Karya-karyanya yang lain pun mengalami cetak ulang berkali-kali dan telah banyak dikaji oleh para peneliti Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Di Dalam Lembah Kehidupan adalah kumpulan air mata, kesedihan dan rintihan yang diderita oleh segolongan manusia dimuka bumi ini. Air mata mereka itu sudah sampai masa penghabisan, telah mengalir ke tanah, dan hilang lenyap dalam pasir. Orang lain tidak akan peduli terhadap hal itu. Bagaimana mungkin orang akan peduli sebab orang-orang sedang dibintangi oleh kesenangan dan kemewahan?
Padahal di dalam lembah yang sangat dalam, di dalam jurang yang tidak ditempuh, yaitu dalam lembah dan jurang kehidupan, ada sekumpulan manusia yang merintih. Tidak banyak orang yang mendengar rintihan itu dan tidak tahu. Berharap terbangun kesadaran bahwa dibalik kehidupan ini ada manusia-manusia yang kesusahan dan kesulitan menghadapi situasi dan kondisi kehidupan. Manusia-manusia yang sudah patah sayapnya bahkan sebelum mereka belajar terbang, lalu terkulai, dan jatuh. Berharap perlindungan dan pertolongan Allah SWT untuk senantiasa menguatkan mereka.
| B03010 | 813 HAM d | Perpustakaan STIQ Isy Karima (Rak 800) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain